Potret Keluarga Jawir Tulen
Jeng Menik (Irmia) asli keturunan Ken Arok dari Arema bertemu Mas Poer (Purnomo) asli trah Magelang, menjadi asal muasal kelahiran thole Althaf yang guantheng :)
SI ANAK LUCUK
Hai eperibadiih.. Namaku Althaf, hobiku membaca buku dan makan keju langsung dari bungkusnya dan cita - citaku ingin menjadi artis, eh ini cita - cita tak sampai bundaku sih :)
ALTHAF 3rd BIRTHDAY
Happy Bday My Dearest Hunny Bunny Mumpkin nya Ayah dan Bunda... May Allah SWT always be with you, Ameeen..
MY ONLINE STORE
WWW.MENIKMENIK.COM Ini dulu olshop aku sebelum negara Api mulai menyerang :) , menyediakan busana Muslimah, Sarung Anak Instan, Shawl, Kerudung, Scarf dan Aksesoris Hijab yang lucu - lucu, please visit us yaw
ES KRIM.... ES KRIM
Ini makanan favorit kita semua... *semua orang kaleee
Saturday, 4 July 2009
Riwayat Sebuah Bantal Prinsis
Setelah bener - bener seatap, banyak banget cerita bersama suwamikuh. Kami bukan pasangan Romeo dan Juliet yang so romance, so not Fitri dan Farell yang banjir aer mata buaya bukan pula perfect couple Louise & Clark. Kita mah grovey dovey monkey partner. Banyak tingkah laku konyol yang sering kita lakukan. No privacy at all. Dompet, Email, HP, ATM siap disidak kapan saja. Just my 2 cent's loh ya... bagiku dengan menikah ya kita musti siap share apapun berdua, enggak ada erhaes lagi. Dengan keterbukaan kita bisa menjaga kebersamaan, termasuk sharing bantal gambar 4 Princess Disney favoritku, hadiah dari mbak Efi ini. Kalo malem kita suka rebutan bantal kayak anak TK "ini prinsisku" ... "bukan ini prinsisku"... Seringnya sih Maspoer yang menang, soalnya aku gak tega mendengar permintaannya "Dek... aku pengen dong merasakan bobok bersama 4 prinsis ..." xixixi. Kalo cuman bantal ajah gpp deh, asalkan aku tetep satu-satunya princess dihatinya 
Monday, 22 June 2009
JEUNO Oh... JEUNO
Pertama kali mengenalnya saat ikutan Seminar Wonderful Lifenya dr Sonia di Hotel Kempinski .Gimana enggak ngiler, diimingi gambar before - after trus disuruh nyoba produknya,mana praktis banget gak pakai krim-krim malem yang kata Maspoer rasanya pait (makanya jangan nyemil krim malemku dong mas...
)
Ditambah lagi kompor dari Ary "kita share aja, kan nih 1 box isi 4 pis, kamu 1 pis aja gpp, gw yang 3 pis, gimana buk? ayo dong buat si alaf juga neh, kan kulitnya sensi benget suka gatel gatel!"
Ya wes lah, karena budhe ini sayang ma si alaf, so ho oh deh. Dan ternyata itulah awal dari sebuah tragedi sodara!!
yuk mare dijembreng ceritanya :
Ya wes lah, karena budhe ini sayang ma si alaf, so ho oh deh. Dan ternyata itulah awal dari sebuah tragedi sodara!!
Emang beli apaan di seminar itu ?
Jeuno Facial Bar
Kayak gim


ana sih bentuknya?Gambar diunduh dari:
http://www.jeunofacialbar.com atau
http://www.jeunobar.org/
Ini sabun muka tah ?
Menurut penjualnya, jeuno bukan sabun tapi facial bar, bingung yah... podo aku ya binun
Cara Pakenya yang detail gimana?
Basahi tangan, trus gosok-gosok si Jeuno sampe berbusa trus templokin ke muka. Tunggu hingga 3 menit trus bilas dan biarkan mengering sendiri.
Khasiatnya apaan? taken from Jeuno website
- Tighten facial pores and make them smaller.
- Deep cleansing for the skin.
- Gives back the natural radiance to your face and skin.
- Makes your face and skin fairer.
- Brings balance to skin; making oily skin less oily and dry skin less dry.
- Lightens pigmentation like freckles.
- Save money/save time. NO MORE toners, moisturizes, and cleansers.
- Reduction in wrinkles and face lines.
- Heals pimples and acnes.
Cocoknya untuk kulit apa?
Produk ini diklaim cocok untuk semua jenis kulit. dari kulit kacang sampe kulit buaya
Dipakainya di muka ajah ?
Enggak, bisa diseluruh bodi buat keramas juga wokeh
Bahan baku utamanya apaan ?
Moor
Harganya berapaan ?
Dulu sih pas pertama soft launching dibandrol 1 box = 120$, jadi perpisnya $30
Byuh maharani ya bo'...
Iya... secara per pis ukurannya sekitar 3X4 dengan ketebalan 1 cm, dan aku khilaf ikut beli . 1 pis dulu harganya ampir 300 rebu sekian.
Trus hasil pemakaian bagaimana?
Selama 2 bulan aku mengalami Healing Process. Artinya: Jerawatku merajalela... tak sabar-sabarin tetep bandel tuh jerawat. Mana aku pakenya enggak enggak dimuka ajah huhuhu
Elloh ?
Hasilnya memang berbeda-beda. Tergantung
Kalau Ary, cocok banget. Jenis kulitnya : kering dan enggak jerawatan. Setelah 2 bulan memakai Jeuno ini, dia merasa kulitnya moist dan kenyal, dan dia juga pakenya ke seluruh bodi, termasuk buat si alaf juga.
Score ?
Ya kalau produk skin care emang cocok-cocokan, dan kalo aku sih dah talak 3 ma si Jeuno ini. Coba cek juga di forum FD disitu banyak testimoni dari pemakai dan banyak penjualnya jugak
Sunday, 21 June 2009
Resi ATM Bank Mandiri
Pagi - pagi sudah ada tagihan arisan, glodakan sprint ke ATM karena enggak siap duit. Gini nih kalo udah dapet, sok lupa bayar
xixixi . Alhamdulillah bulan ini putaran terakhir. Tahun ini istirohat gak buka arisan dulu, secara organisasi mau diobrak abrik Pak Boss Besar.
Akhirnya ngantrilah diriku ke ATM Bank Mandiri, tak tuk tak tuk milih menu tiba tiba .... Waks!!!

Nyetak resi aja la kok mbayar to ya?
Karena penasaran aku cek Bank BNI, gak ada tuh potongan model gitu :

masih penasaran aku cek BCA, enggak ada juga. Malah tanpa minta langsung dicetak resinya.
Memang sih, dengan adanya konsekuensi mbayar untuk setiap resi transaksi, kita jadi rada mikir untuk nyetak resi yang ujung - ujungnya kita buang juga. Okelah kalau alasannya demi pengiritan dan global warming. Tapi kok ya Rp. 500 men, lawong lebar kertasnya juga cuman sak adeknya unyil gitu loh?
Duh... udah jadi komersil banget deh, padahal kan kita dah bayar biaya administrasi tiap bulan, buat apa yah ? Mbok ya cukup dinotice ajah supaya kita selektif dalam mencetak resi atau mbok ya biayanya jangan segitu, la kalo sehari kita transaksi 10 kali kan 5000 rupiah. La kalo sebulan?
Terus kalau pilih yang gak usah dicetak, itu saldo lama beeng nangkring di layar, byuh... kan aku tatut dirampok kalo saldoku ketahuan orang!!! (halah... maling juga gak tega ngerampok saldo minimum gitu)
Bank Mandiri tercintah... bagaimana kalau sayah mau bawa kertas sendiri buat nyetak resi, bisa tak ?
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Oh iya, aku lupa cerita, Dulu pernah ada kejadian yang bikin jantungan ma Bank yang satu ini. Ceritanya pas Maspoer nguli di Arab trus pengen ngasih uang jajan buat istrinya yang cuantik ini. Maksudnya sih biar Sabtu - Minggu ada kegiatan bermutu selain gabung dengan Laskar Tak Berguna-ngebo-seharian-sambil-ngemut-remote. Biasanya Maspoer pake Western Union, tapi kali ini nyubak via transfer dari Bank Asli Arab ke Bank Mandiri Indon. Cukup 1 hari udah nyampe duwitnya. Yang bikin jantungan jumlahnya gede banget! Bisa buat beli Mac Book 2 biji! Langsung semaput, la wong saldo tabungan gak pernah nyampe segini, kecuali saldo tabungan di Ambassador.. hiks... Awalnya sih positive thinking, kalo suamiku itu lagi pengen istrinya kayak juragan TKI yang berhasil nyunat gaji seluruh TKI bawaannya, gonjrang - genjreng pake mas - masan segede anak babon nemplok di leher.Lama - lama tak pikir itu suatu hil yang amat sangat mustahal sekali. Lah ternyata beneran, setelah diinvestigasi baik ke Maspoer maupun menghadap mbak - mbak kemayu di Bank Mandiri ituh, ternyata Bank Mandiri double entry. Aku awalnya ge er juga, nih Bank mandiri mau ngasihsogokan souvenir apaan sih, karena aku udah dengan waras ngelaporin fraud ini. Ternyata mung ucapan terima kasih dari si mbak kemayu ituh. HUH!!!! Seandainya mengenthit itu halal, pasti sekarang aku udah petenthang petentheng bawa Mac Book 
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Update menjelang tutup buku tw III 2009
Sekali lagi pas glodakan antri ATM Mandiri soalnya lagi pengen nabung di Mall Ambassador :D, ternyata biaya cetak resi telah dihapuskan sodara! Alhamdulillah...
Akhirnya ngantrilah diriku ke ATM Bank Mandiri, tak tuk tak tuk milih menu tiba tiba .... Waks!!!
Nyetak resi aja la kok mbayar to ya?
Karena penasaran aku cek Bank BNI, gak ada tuh potongan model gitu :
masih penasaran aku cek BCA, enggak ada juga. Malah tanpa minta langsung dicetak resinya.
Memang sih, dengan adanya konsekuensi mbayar untuk setiap resi transaksi, kita jadi rada mikir untuk nyetak resi yang ujung - ujungnya kita buang juga. Okelah kalau alasannya demi pengiritan dan global warming. Tapi kok ya Rp. 500 men, lawong lebar kertasnya juga cuman sak adeknya unyil gitu loh?
Duh... udah jadi komersil banget deh, padahal kan kita dah bayar biaya administrasi tiap bulan, buat apa yah ? Mbok ya cukup dinotice ajah supaya kita selektif dalam mencetak resi atau mbok ya biayanya jangan segitu, la kalo sehari kita transaksi 10 kali kan 5000 rupiah. La kalo sebulan?
Terus kalau pilih yang gak usah dicetak, itu saldo lama beeng nangkring di layar, byuh... kan aku tatut dirampok kalo saldoku ketahuan orang!!! (halah... maling juga gak tega ngerampok saldo minimum gitu)
Bank Mandiri tercintah... bagaimana kalau sayah mau bawa kertas sendiri buat nyetak resi, bisa tak ?
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Oh iya, aku lupa cerita, Dulu pernah ada kejadian yang bikin jantungan ma Bank yang satu ini. Ceritanya pas Maspoer nguli di Arab trus pengen ngasih uang jajan buat istrinya yang cuantik ini. Maksudnya sih biar Sabtu - Minggu ada kegiatan bermutu selain gabung dengan Laskar Tak Berguna-ngebo-seharian-sambil-ngemut-remote. Biasanya Maspoer pake Western Union, tapi kali ini nyubak via transfer dari Bank Asli Arab ke Bank Mandiri Indon. Cukup 1 hari udah nyampe duwitnya. Yang bikin jantungan jumlahnya gede banget! Bisa buat beli Mac Book 2 biji! Langsung semaput, la wong saldo tabungan gak pernah nyampe segini, kecuali saldo tabungan di Ambassador.. hiks... Awalnya sih positive thinking, kalo suamiku itu lagi pengen istrinya kayak juragan TKI yang berhasil nyunat gaji seluruh TKI bawaannya, gonjrang - genjreng pake mas - masan segede anak babon nemplok di leher.Lama - lama tak pikir itu suatu hil yang amat sangat mustahal sekali. Lah ternyata beneran, setelah diinvestigasi baik ke Maspoer maupun menghadap mbak - mbak kemayu di Bank Mandiri ituh, ternyata Bank Mandiri double entry. Aku awalnya ge er juga, nih Bank mandiri mau ngasih
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Update menjelang tutup buku tw III 2009
Sekali lagi pas glodakan antri ATM Mandiri soalnya lagi pengen nabung di Mall Ambassador :D, ternyata biaya cetak resi telah dihapuskan sodara! Alhamdulillah...
Sambel Bu Rudi Surabaya
Yippy! 1 Minggu yang lalu sambel ini nyampe juga di Jakarta. Makasuwiih buat temen - temen Comdev yang rela membawakan sambel kaporitku inih. Duh sumpeh mampus kangen ma Sambel ini 
Sambel apaan seh, segitu hebohnya ?
ya itu sesuai judulnya SAMBEL BU BRUDI ASLI SUROBOYO REK!
Kenapa judul sambel Bu Rudi ?
sowalnya yang bikin istrinya Pak Rudi, la kalo yang bikin istri Pak Joko pasti namanya Sambel Bu Rudi (pstttt... Bu Joko cuman jualan Termos Es, gak bisa bikin sambel, jadinya beli sambel Bu Rudi)
Kok tau kalo Bu Joko jualan Termos Es ?
Duh masak lupa, "Bu joko.. bu joko, ada termos es ? Anak sayah demam... Termos es.....termos es hilang panas demamku ..." sudah ini bukan ngebahas Bu Joko, balik ke Bu Rudi dong...
Kayak gimana sih bentuknya ?
Dikemas dalam botol plastik dan dibungkus plastik seperti ini :

Dan berikut tinggi botol dibandingkan dengan botol saos

Ini sambel rasa apa ?
Rasa stoberi! ya enggak lah yang pasti Rasa Cabe dong deh
Maksute Sambel apa?
O... sambel bawang yang mateng. Jadi sambel bawangnya di goreng dulu, sehingga minyaknya menjadi pengawet si sambel. Karena sambel ini bisajalan - jalan di order ke luar Surabaya loh!
Pedesnya kayak apa?
Kayak setan !!!! Abis makan sambel ini pasti langsung tereak "Setan... pedes nya nendaaang banggetss!!!
Harganya Berapa ? dan belinya di mana sih ?
9000 per botol . Belinya di Surabaya, di daerah sekitar Dharma Husada di deketnya STM Pembangungan. Kalo gak salah dulu judul restonya Nasi Udang Bu Rudi. Sebenernya selain udang masih banyak lagi temennya si sambel ini. Tapi yang ngetop ya udangnya yang super crispy itu.
Emang di Jakarta Raya ini enggak buka cabang ?
Dulu ada di daerah Kelapa Gading Jakut, tapi entah kenapa sekarang udah diportal tutup.
Scorenya berapa?
mak nyusss, tob markotop tapi awas efek sampingnya eh efek bawah ding qeqeqe... Sangat tidak disarankan pada yang gak doyan pedes!!!
Eh ya, Pak Esbeye juga ngefans ma sambel inih lo...
Berarti kamu ngefans juga dong ma Bapak ituh ?
Em... eh...
Sambel apaan seh, segitu hebohnya ?
ya itu sesuai judulnya SAMBEL BU BRUDI ASLI SUROBOYO REK!
Kenapa judul sambel Bu Rudi ?
sowalnya yang bikin istrinya Pak Rudi, la kalo yang bikin istri Pak Joko pasti namanya Sambel Bu Rudi (pstttt... Bu Joko cuman jualan Termos Es, gak bisa bikin sambel, jadinya beli sambel Bu Rudi)
Kok tau kalo Bu Joko jualan Termos Es ?
Duh masak lupa, "Bu joko.. bu joko, ada termos es ? Anak sayah demam... Termos es.....termos es hilang panas demamku ..." sudah ini bukan ngebahas Bu Joko, balik ke Bu Rudi dong...
Kayak gimana sih bentuknya ?
Dikemas dalam botol plastik dan dibungkus plastik seperti ini :

Dan berikut tinggi botol dibandingkan dengan botol saos

Ini sambel rasa apa ?
Rasa stoberi! ya enggak lah yang pasti Rasa Cabe dong deh
Maksute Sambel apa?
O... sambel bawang yang mateng. Jadi sambel bawangnya di goreng dulu, sehingga minyaknya menjadi pengawet si sambel. Karena sambel ini bisa
Pedesnya kayak apa?
Kayak setan !!!! Abis makan sambel ini pasti langsung tereak "Setan... pedes nya nendaaang banggetss!!!
Harganya Berapa ? dan belinya di mana sih ?
9000 per botol . Belinya di Surabaya, di daerah sekitar Dharma Husada di deketnya STM Pembangungan. Kalo gak salah dulu judul restonya Nasi Udang Bu Rudi. Sebenernya selain udang masih banyak lagi temennya si sambel ini. Tapi yang ngetop ya udangnya yang super crispy itu.
Emang di Jakarta Raya ini enggak buka cabang ?
Dulu ada di daerah Kelapa Gading Jakut, tapi entah kenapa sekarang udah di
Scorenya berapa?
Eh ya, Pak Esbeye juga ngefans ma sambel inih lo...
Berarti kamu ngefans juga dong ma Bapak ituh ?
Em... eh...
Thursday, 18 June 2009
Masakan Thailand
Malem ini males masak, so pulang kantor , untuk kesekian kalinya kita janjian di Pelangi (Plasa Semanggi). Abis males jauh - jauh, kantor kami memang deket ma Pelangi. Maspoer tinggal jalan aja, sementara aku tinggal naik kopaja 5 menit doang sampe komdak lanjut ngos -ngosan naik tangga
. Kali ini kita dah bosan makan malem bakso Malang Cak Man (oh ya bakso Cak Man sekarang enggak di Food Court nya, tapi di sebelah Popeye, cause kayaknya mau head to head ma kompetitornya Bakso Sabuga), ngelirik sebelah kanannya ada restoran Thailand yang cukup kiyut, ada seperti peraduannya gitu deh. Ada standing banner promo paket ber-2 Rp. 37.500++. Yasud lah kita coba ajah. Paket yang kita pilih : Tom Yam ikan, Kangkung ayam pedas, orak arik telur thailand, free 2 nasi dan 2 desert + mineral water + hot tea.
Yang pertama keluar adalah kerupuk putih kecil - kecil dan ada bordernya warna merah, ijo dan kuning. So not Thailand, bahkan gado -gado banget gitu loh... Selanjutnya:
1. Tom Yam Ikan : Ternyata tom yam disini sebagai appetizer. Tapi rasanya terlalu spicy dan berat gitu.Menurutku seharusnya lighter
2. Kangkung ayam pedas : Not too bad, disuguhkan di hot plate
3. Orak arik telur thailand : kata Maspoer, enakan buatanku
4. Desert Singkong Thailand : Mirip kolak singkong, tapi santannya gak dicampur. Sak mit.
5. Nasi putih : Nasinya keras
Trus lagi ada yang aneh, biasanya kan tiap meja ada saos, lada dll, kalo disini yang disediakan : cuka, gula, cabe kering dan kecap asin yang ada rawitnya. seems wierd, right?
Berikut ini penampakannya :
1. Tom Yam Ikan : Ternyata tom yam disini sebagai appetizer. Tapi rasanya terlalu spicy dan berat gitu.Menurutku seharusnya lighter
2. Kangkung ayam pedas : Not too bad, disuguhkan di hot plate
3. Orak arik telur thailand : kata Maspoer, enakan buatanku
4. Desert Singkong Thailand : Mirip kolak singkong, tapi santannya gak dicampur. Sak mit.
5. Nasi putih : Nasinya keras
Trus lagi ada yang aneh, biasanya kan tiap meja ada saos, lada dll, kalo disini yang disediakan : cuka, gula, cabe kering dan kecap asin yang ada rawitnya. seems wierd, right?
Berikut ini penampakannya :

dan ini yang mirip kolak singkong, seiprit banget. Bandingkan dengan besar sendok tehnya !

Meskipun tiap nyuap kami cela - cela rasanya, tetep abis juga tuh... ludes des... ogahrugi.com deh
Total kerusakan :
Paket 5 macem diatas : 75.000 (ternyata 37.500 itu per gundul toh... hiks salah baca banner)
Hot Tea : 8.500 ( awas jantungan...)
Mineral/ aer bening : 8.000 (330 ml... gubrak!)
Tax and Service : 15% huhu... (tiiiiiiiiit... detak jantung berhenti)
Score :
, ndhak lagi - lagi
Total kerusakan :
Paket 5 macem diatas : 75.000 (ternyata 37.500 itu per gundul toh... hiks salah baca banner)
Hot Tea : 8.500 ( awas jantungan...)
Mineral/ aer bening : 8.000 (330 ml... gubrak!)
Tax and Service : 15% huhu... (tiiiiiiiiit... detak jantung berhenti)
Score :
Wednesday, 17 June 2009
Mbak Mia dan Dek Nia
Setelah lebaran 2006, aku dipublish ke keluarga magelang tepatnya ke Ibu , Bapak dan Pakdhe dari pihak Maspoer. Sebenernya pertemuannya juga enggak lama, itupun aku masih dikenalkan sebagai teman. Ya kan emang enggak pake pacaran, jadi ya beneran masih berteman. Ternyata berita kedatanganku yang cuman sak nyuk-an itu membuat heboh keluarga besar Magelang. Bahkan Pakdhe yakin kami bakal berjodoh. Kok bisa yakin ? soalnya mukadimahku ini katanya mirip banget ma salah satu kerabat Magelang, namanya Dek Nia, bahkan nama saja hampir sama, di Magelang aku dipanggil Mbak Mia. Katanya sih, yang dapat keluarga Magelang itu mukanya selalu mirip - mirip ma salah satu keluarga Magelang jugak. Jadi semuanya pada yakin Insya Allah kami berjodoh. Aku rada penasaran juga, ada lagi toh cewek secantik dirikuh ini ? kalo yang lebih cantik sih aku yakin buanyak
hehehe
Karena sewaktu ke sana aku enggak ketemu dek Nia, jadi di suatu malam di dalam mobil bahenol baleno kenangan aku tanyakan langsung ke Maspoer.
Mbak Mia : Emang aku mirip gitu ma dek Nia ?
Maspoer : Katanya sih gitu ....
Mbak Mia : Masak sih... beda kali... (ngarep jawaban romantis)
Maspoer : Mirip kok mirip
Mbak Mia : (masih ngarep pol jawaban indah) Sebenernya cantikan sapa sih maaasss?
Maspoer : Cantik dek Nia dong...
Mbak Mia : Gubrak .... pingsan! segera masuk UGD
ini adegan asli bukan rekayasa dan jawaban yang begitu spontan
Pada penasaran kan .....ini looo putunya mbak Mia dan dek Nia beserta profil masing- masing :

Age : Lanjooot usia
Occupation : udah lumutan 10 tahun ngendon di kantor Telepon
Skill : shopping, eating, sleeping
Drive : angkoter, nebenger
Personality : pecicilan

Age : ibarat bunga lagi mekrok2nya
Occupation : semester akhir Psikologi UNDIP
Skill : phsycology thing, bisa boso kromo inggil
Drive : motor hayuk, mobil wokeh
Personality : ramah, halus budi pekerti
So memang Maspoer enggak boong, Dek Nia memang so sweet, apalagi setelah kenalan langsung. Akhirnya aku gak jadi pingsan ding, soalnya aku semangkin tau kharisma kejujuran Maspoer, enggak ada rayuan pulau kelapa, tapi exactly what the true is...
Aku juga ngaku dah... memang cakepan Dek Nia looo...
Setelah nikah dan sering pulang ke Magelang, ternyata masih banyak juga yang kecele ngira aku Dek Nia atau sebaliknya. Aku sih seneng banget dikiro wong ayu xixixi
Mbak Mia : Emang aku mirip gitu ma dek Nia ?
Maspoer : Katanya sih gitu ....
Mbak Mia : Masak sih... beda kali... (ngarep jawaban romantis)
Maspoer : Mirip kok mirip
Mbak Mia : (masih ngarep pol jawaban indah) Sebenernya cantikan sapa sih maaasss?
Maspoer : Cantik dek Nia dong...
Mbak Mia : Gubrak .... pingsan! segera masuk UGD
Pada penasaran kan .....ini looo putunya mbak Mia dan dek Nia beserta profil masing- masing :

Age : Lanjooot usia
Occupation : udah lumutan 10 tahun ngendon di kantor Telepon
Skill : shopping, eating, sleeping
Drive : angkoter, nebenger
Personality : pecicilan

Age : ibarat bunga lagi mekrok2nya
Occupation : semester akhir Psikologi UNDIP
Skill : phsycology thing, bisa boso kromo inggil
Drive : motor hayuk, mobil wokeh
Personality : ramah, halus budi pekerti
So memang Maspoer enggak boong, Dek Nia memang so sweet, apalagi setelah kenalan langsung. Akhirnya aku gak jadi pingsan ding, soalnya aku semangkin tau kharisma kejujuran Maspoer, enggak ada rayuan pulau kelapa, tapi exactly what the true is...
Setelah nikah dan sering pulang ke Magelang, ternyata masih banyak juga yang kecele ngira aku Dek Nia atau sebaliknya. Aku sih seneng banget dikiro wong ayu xixixi
Subscribe to:
Posts (Atom)






